

Berawal dari sebuah email , sesorang yang mengaku Rifqyzaidan mengirim email ke saya dan mengaku seorang sahabat lama. Kami sempat saling sapa di telpon, namun "beliau" ini tetep merahasiakan siapa sesungguhnya. Akhirnya "kami" sepakat dengan status quo dan teleponpun ditutup.
Waktu berjalan hingga 3 minggu berselang, akhirnya rahasia itu sengaja di simpan untuk membuat kejutan buat saya "katanya", beliau adalah temen sekelas di SMA saat kami sama2 di kels 1IPA1, Muhammad....ya Rifqizaidan itu adalah Muhammad, saat naik kelas dua Muhammad pindah sekolah ke Banda Aceh, temen yang pindah saat itu adalah Erwinsyah, Suzana, Taufik, Ikip (lupa nama bener nya), terus siapa lagi ya...
Tanggal 12 Pebruari 2009 sepulang kerja saya dan Muhammad membuat janji untuk ketemu, tepat pukul 16.30 kami ketemu di seputar SCBD Jakarta, pertemuan ini sangat bersejarah "menurut saya" karena kami tidak ketemu sejak 25 tahun yang lalu, perasaan seneng, haru, bangga dan lainya bercampur aduk. Memang seperti didramatisir kesannya, tapi itulah kenyataan yang terjadi,.. dalam perjalanan kami memcari tempat untuk nongrong kamipun cerita masa lalu, masa sekarang, temen sekelas, temen kuliah, wah pokoknya macem-macemlah,.."Saya jadi teringat waktu kita (kelompok 1 IPA 1) belajar matematika bersama di rumahnya Erwin, sambil menunggu Pak King Lee (Razali) datang, kita asyik main jelangkung. Kadang-kadang waktu pelajaran olah raga juga kita main jelangkung di bawah pohon sawit dekat lapangan basket (?)." ungkap Muhammad disaat nyetir mobilnya.
Ada sebuah ungkapan yang mengatakan "setiap ada pertemuan selalu ada perpisahan", kalimat itu ternyata tidak berlaku seutuhnya pada saya, sudah beberapa kali saya membuktikannya dan tentunya pepatah itu sekarang saya perbarui dengan ungkapan "setiap ada perpisahan disitulah pertemuan dimulai". Persoalannya kalau terjadi perpisahan gimana dong..??, nah disitutulah pertemuan mulai berproses.
Hasilnya...gimana..??, mengenai hasil serahkan pada Allah, sebaiknya kita tidak masuk ke wilayah itu, karena itu hak prerogative Allah,..
"Saya sangat surprise menemukan blog yang penuh kenangan ini,
Semua mengenai kenangan manis di Kota Langsa kembali mengalir dalam pikiran saya"
ucap Muhammad dalam emailnya.
Akhirnya tepat jam 18.30 kami dapet tempat ngobrol yang ada Hot Spotnya agar kami bisa buka Internet, yang bisa ngopi, dan tentunya bisa merokok. Tepatnya di Bueger Grill di derah Bintaro depan RS Bintaro International.
Ngobrolpun berlanjut, sesekali kami buka Blog dan sesekali ngobrol yang topiknya tidak jauh dari Langsa dan Kawan2 masa SMA lalu.
Tepat pukul 21.00 kamipun pulang, mengingat tempat tersebut tidak jauh dari rumah, maka saya tawarkan untuk mampir kerumah, tanpa ragu Muhammad pun menerima tawaran saya untuk berkunjung kerumah,.. saat tiba dirumah tidak disengajapun kami ketemu Mulyadi alumni '84, beliau ternyata temen Kuliah waktu di Banda Aceh saat kuliah di Unsyiah,.. begitulah kalau Allah sudah mengatur tidak ada yang kita duga.
Tiada daya upaya kita sebagai manusia, kecuali pertolongan Allah.
Ohya, hampir lupa, beliau ini sekarang tinggal di daerah Pulo Gebang daerah Jakarta Timur, mempunyai anak 2 Putra dan 2 Putri, dan kebetulan beliau diberikan putri kembar yang cantik2,.. Alhamdulillah.
Beliau sangat bahagia katanya mempunyai seorang Istri yang cantik dan sholehah tentunya, amin.
Om Med yang biasa dipanggil oleh keponakannya ini sekarang bekerja di perusahaan BUMN Perminyakan.
Saya doakan semoga beliau beserta keluarga diberikan kesehatan, sukses dalam berkarir dan tentunya selalu dalam lindungan Allah, amin.
Salam saya untuk keluarga,dan anak-anak tentunya,
Salam
Hariyono - Wietno